Categories
Archives
-
Recent Posts
May 2012 M T W T F S S « Aug 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31
Proposal dari Bu Rosita
Posted in Minggu IV
Leave a comment
Tanggapan Pak Harmein atas pesan Bu Rosita
Mungkin ini file ditanyakan oleh Rosita dari PPE Batch 1. HRH Curriculum Framework_Dec
Posted in Uncategorized
Leave a comment
Pelatihan SDMK Minggu IV 29 – 30 Juli 2011
Pelatihan SDMK Minggu IV 29 – 30 Juli 2011
| Jumat, 29 Juli 2011 | Jumlah peserta yang datang |
| 09.00 – 12.00 | 11 orang |
| 13.00 – 16.00 | 9 orang |
| Sabtu | |
| 09.00 – 13.00 | 13 orang |
Jadwal Acara
| Jumat, 29 Juli 2011 | Acara | Keterangan |
| Fasilitator: Dra Noor Siti Rahmani, dr. Rossi Sanusi, Dra Yayi Suryo, dr. Siswanto AW, dr. Harmein Harun, dr. Tri Nugroho, Bu Endah | ||
| 09.50 – 11.50 | Presentasi kelompok I oleh Bapak Margiyono Dipandu oleh Dra. Noor Siti Rahmani | membicarakan mengenai supervisi yang supportif dan fasilitatif. Pak Harmein: belum ada kebijakan, prosedur standar supervisi. Presentasi belum membahas akar permasalahan Pak Rossi: menekankan penilaian validitas suatu artikel penelitian. |
| 13.40 – 16.00 | Presentasi kelompok II oleh Esrika L. Dipandu oleh Dra. Yayi Suryo P. | |
| Sabtu, 30 Juli 2011 | ||
| Fasilitator: Dra Noor Siti Rahmani, Dra. Yayi Suryo P., dr. Siswanto , dr. Rossi Sanusi, dr. Harmein Harun, drg. Rosita | ||
| 09.10 – 09.30 | Presentasi kelompok 3 Modul B (Pendayagunaan SDMK) Dian Hardiani dan Sri Yulianti | Dilihat oleh pak Harmein: 5 komponen, dbedah berdasarkan HAF. Kebijakan (standar) ada tapi tidak mengikat. Untuk bisa jalan, perlu alat/biaya, apakah ada? Anggaran misalnya ada, apakah disupervisi betul ada/tidaknya anggaran? Kompetensi minimum ada, kalau ada gap apakah ada pelatihannya? Drg Rosita (Kabid Sertifikasi & Akreditasi): - tentang akreditasi, sertifikasi, pengaturan kewenangan Tenaga kesehatan akan diberikan akreditasi, semua lini bisa melakukan perencanaan, pembinaan, dan pengawasan. Continuing program development, untuk mendapatkan perpanjangan STR, harus melakukan pelatihan2 untuk mendapatkan SKP. Mudah2an bisa meningkatkan kemampuan sesuai perkembangan iptek. Standar kompetensi agar tidak menginjak kaki orng lain (kewenangan org lain) NSPK privilige, ada untuk daerah2 terpencil ketika tdk ada dokter (pelimpahan kewenangan) |
| 09.30 – 10.00 | Kelompok I Modul Pendayagunaan SDMK Evaluasi Kepmenkes 1086/Menkes/SK/XI/2009 tentang pelaksanaan pedoman penugasan khusus Oleh Sugiarto dan Reni Ayu | Bu Rahmani Pak Harmein: Bu Rosita: Kami dengan keluarnya Permenkes, pasti ada permasalahan. Kalau jauh, cost tidak sampai, 3 bulan waktu yang pendek. Namun kalau panjang, tetap juga tidak ada yg mau. Jumlah dokter spesialis, cukup atau tidak? Pusrengun membuat program insentif, kalau lulus 1 tahun ditugaskan di DTPK (bekerja sama dg fak Kedokteran), insentif lebih. PPDS ada kerja sama juga. Masalah2, solusi apa, sebagian sudah terpecahkan, sebagian belum. Selain dari pusat, peran Pemda juga berperan. FK UGM jg bekerja sama dg NTT, merekrut putra daerah untuk bersekolah kedokteran, selesai S1 harus mengabdi di NTT 2n+1 |
| 10.00 – 11.15 | Kelompok I Modul Oleh Rosita dan Moekti Eka | |
| 12.00 – 13.00 | Istirahat | |
| 13.00 – 13.30 | Penutupan Oleh Kabadan PPSDM, didampingi Kapusdiklat Aparatur | |
Narasi diskusi: Pak Harmein: Belum dibahas akar permasalahan supervisi. Misalnya di ranah kebijakan, ada tidak prosedur supervisi, ada/tidak petunjuk mengadakan supervisi. Teman-teman pernah kunjungan ke daerah? Apa yg Anda bawa; tools / instrumen? Kenapa melakukan supervisi? Karena ada permasalahan. Nah adakah standar kompetensi supervisor? Mereka dilatih nggak? Atau cuma sekedar tunjuk aja? Konselor sukarela HIV/AIDS? Peraturan ada,pedoman supervisi, penanggung jawab supervisi? Supervisi kompetensi tambah lagi perlu pengetahuan Bu Rahmani: Leadership dan pendampingan… Selama ini kita hanya membereskan administrasi. Hanya mengevaluasi administrasi. Tapi bagaimana dengan substansi? Pak Siswanto: Supervisi teknis, administratif, mulai dari perencanaan harus segera memikirkan supervisi. Misalnya perusahaan swasta peduli karena itu uang mereka. Tapi kalo pemerintah, itu nobody’s money, jadi tidak peduli. Tentang partnership, swasta dan pemerintah tidak ‘nyambung’. Private sector tidak merasa terbantu dengan regulasi-regulasi dari Pemerintah, justru jadi beban/sapi perah. Juga sertifikasi, lisensi, tidak ditindaklanjuti, hanya sebagai prestise. Tanggapan dari Rosita: Saya bukan dari PPSDM, namun belajar banyak di pelatihan ini. Sangat senang, misalnya dengan membahas desentralisasi. Tapi di Kemenkes memang pembagian (NSPK) belum jelas. Pelatihan PP membuka wawasan kita. Selama ini kita bekerja rutinitas. Tidak pernah ke arah Indonesia. Karena banyak yang berbicara adalah pejabat eselon. Asep (Litbang) Saya baru di Litbang. SDM merupakan subdit baru, saya pikir belum punya visi misi. Saya pikir kita dapat mengeksploitasi semua cara untuk memaksimalkan SDMK. Dengan pelatihan ini saya bisa melihat, apa yang bisa dilakukan oleh subdit SDMK. Kalau tujuan pelatihan untuk membuka wawasan, saya ada wawasan sedikit terbuka. Namun untuk output : evaluasi, kemampuan memahami mungkin masih butuh waktu lama. Belum bisa analisis, sintesis. Belum bisa membedakan, menganalisis. Refleksi: 1. Sangat bagus pelatihan, namun sebenarnya sangat susah, pekerjaan konsultan. Namun membuka wawasan kami untuk tahu lebih banyak 2. Waktu, mungkin karena tidak dikarantina, jadi tidak bisa banyak hadir 3. Re-route, jadi tidak banyak yang serius 4. Tidak bisa berkumpul untuk membuat tugas
Posted in Jadual PPE, Minggu IV, Modul B
Leave a comment
Acara Jumat 22 Juli 2011 & Sabtu 23 Juli 2011
| Jumat, 22 Juli 2011 – MODUL B | ||||
|
Jam |
Rencana Kegiatan |
Pelaksanaan Kegiatan |
||
|
Acara |
Topik |
Pembicara |
||
| 08:30 – 09:00 | Pleno | Rekap Minggu II, Rencana Minggu III & Pengumpulan Laporan Praktek Modul B | Andreasta Meliala | Yang hadir Harmein Harun, 2 fasilitator dan 2 peserta. |
| 09:00 – 10:00 | BK | Presentasi Praktek Modul B | 2 Peserta | Dibuka Harmein Harun. Peserta belum siap presentasi |
| 10:00 – 10:15 | Rehat | - | - | |
| 10:15 – 11:15 | BK | Presentasi Praktek Modul B | 2 Peserta | Peserta diberi waktu untuk mempersiapkan presentasinya. Hanya ada 2 kelompok. |
| 11:15 – 12:15 | BK | Presentasi Praktek Modul B | 2 Peserta | |
| 12:15 – 13:30 | Rehat | |||
| 13:30 – 15:00 | Pleno | Ringkasan Presentasi Praktek Modul B | Wakil Kelompok | Presentasi Kelompok III dilanjutkan diskusi (PROPOSAL EVALUASI TINDAKAN kelompok III) |
| 15:00 –
15:15 |
Rehat | |||
| 15:15 – 16:00 | Pleno | Kesimpulan | Andreasta Meliala | Presentasi Kelompok II dilanjutkan diskusi (Presentasi MODUL B PENDAYAGUNAAN DOKTER INTERNSHIP), kmd ditutup oleh Siswanto A Wilopo |
| Manajer Pelatihan: Prima Dhewi
Fasilitator: Yudianto, Yan Bani Luza & Yuniati |
||||
| Sabtu, 23 Juli 2011 – MODUL C | ||||
|
Jam |
Rencana Kegiatan |
Pelaksanaan Kegiatan |
||
|
Acara |
Topik |
Pembicara |
||
| 08:30 – 10:00 | Pembe-kalan Umum Modul C | APM & Tindakan pd Pembinaan & Pengawasan SDMK | Bambang Giatno &
Alma Lucyati |
Presentasi Ka Badan PPSDM ( Pembinaan & Pengawasan SDMK Ka Badan PPSDM), pembahasan Harmein Harun |
| 10:00 – 10:15 | Rehat | - | - | |
| 10:15 – 12:00 | Pembe-kalan KhususModul C | ET pada Pembinaan & Pengawasan SDMK | Noor S Rahmani | Presentasi Noor S Rahmani (Kompetensi HRH Noor Rahmani) |
| 12:00 – 13:00 | Rehat | - | - | Rehat |
| 13:00 – 15:00 | BK | Latihan ET Modul C | Fasilitator | Pembekalan dari Noor Rahmani (Supportive Supervision) & Yayi Prabandari (Reward & Feedback Yayi Prabandari ) |
| 15:00 – 15:15 | Rehat | - | - | |
| 15:15 - 17:00 | BK | Penugasan Praktek ET Modul C | Fasilitator | Diskusi kelompok (dua Kelompok) |
| Manajer Pelatihan: Prima Dhewi
Fasilitator: Tri Nugroho & Endah |
||||
Posted in Minggu III, Modul B, Modul C
Leave a comment
Makalah/Tulisan dari Dr Harmein Harun
Analisis Dr Harmein Harun tentang pendidikan dokter spesialis berbasis RS (2203): Pemikiran & analisis Dr Harmein Harun 2003
Ini Kondisi Indonesia yang disusun oleh CCF dibawah komando Menkokesra dan KaBadan PPSDM Kesehatan: CCF_CaseStudy_Indonesia
Diunduh hari ini Sabtu, 16 Juli 2011 dari web:
http://www.who.int/workforcealliance/knowledge/resources/CCF_CaseStudy_Indonesia.pdf
Makalah terlampir tentang opsi kebijakan tentang HRH, khususnya ET dan proposal (opsi) sangat menarik:
Saya unduh hari ini Sabtu, 16 Juli 2011 dari web berikut: AMPHON13
www.moph.go.th/ops/hrdj/Hrdj5/HRDJ2.3/AMPHON13.PDF
Paparan Dr Harmein Harun tentang drafting policy paper yang mencakup evaluasi opsi kebijakan: Drafting_Policy_Paper
Posted in Pembekalan Umum
Leave a comment
Makalah & Materi untuk Modul B
- Till Barnighaussen dan David Bloom: Designing financial-incentive programmes for return of medical service in under-served areas: seven management functions, di BioMed Central HRH 2009, 7:52.
- Karin Straume dan Daniel Shaw: Effective Physician Retention Strategies in Norway di Buletin WHO 2010; 88:390-394
http://www.who.int/bulletin/volumes/88/5/09-072686/en/index.html - Designing Financial – 2009
- MakalahWasis-daerah terpencil
- http://www.human-resources-health.com/content/7/1/4
- http://www.litbang.depkes.go.id/download/seminar/desentralisasi6-80606/MakalahWasis.pdf
Posted in About, Jadual PPE, Minggu II, Modul B
Leave a comment
Acara Hari Sabtu 16 Juli 2011
Sabtu, 16 Juli 2011 – MODUL A
| Jam | Kegiatan | Topik | Pembicara |
| 08:30 – 09:00 | Pleno | Rekap Minggu I, Rencana Minggu II & Pengumpulan Laporan Praktek Modul A | Siswanto A WilopoRossi Sanusi |
| 09:00 – 10:00 | BK | Presentasi Praktek Modul A* | Wakil Kelompok 1Fasilitator 1:
Suparman |
| 10:00 – 10:15 | Rehat | - | - |
| 10:15 – 11:15 | BK | Presentasi Praktek Modul A | Wakil Kelompok 2Fasilitator 2:
Tanti Widya |
| 11:15 – 12.15 | BK | Presentasi Praktek Modul A | Wakil Kelompok 3Siswanto A Wilopo
Rossi Sanusi |
| 12:15 – 13:15 | Rehat | - | - |
| 13:15 – 15:00 | Pleno | Ringkasan Presentasi Praktek Modul A | Wakil Kelompok |
| 15:00 – 15.30 | BK | Penugasan Modul B | Siswanto A WilopoRossi Sanusi |
| 15:30 – 15:45 | Pleno | Kesimpulan | Siswanto A WilopoRossi Sanusi |
| *termasuk tanya-jawab. Fasilitator berperan sebagai moderator. | |||
| Mengundang Kepala Biro Perencanaan dan Kepala Biro Kepegawaian untuk menyimak presentasi peserta. | |||
Posted in Jadual PPE, Minggu II, Modul B, Pengumuman
Leave a comment
Contoh Membuat Proposal ET
Penugasan Menilai Validitas ET Dalam Negeri yg dilaporkan atau Mengusulkan ET Dalam Negeri dgn rancangan yg (lebih) kuat
Lihat Slide No 20 (Alur Kegiatan Pembelajaran dalam Modul), Presentasi Rancangan PPE SDMK 1 Juli 2011). Jika saudara tertarik dengan suatu Tindakan SDMK yang belum dievaluasi saudara dapat mengusulkan supaya tindakan tersebut dievaluasi. Format Pengusulan ET SDMK sama dengan Format Penilaian Validitas ET SDMK (Lihat Slide No 30 – 33, Presentasi Evaluasi ET SDMK 1 Juli 2011)
Contoh Tindakan SDMK DN yang berkaitan dengan Modul B (Pendayagunaan SDMK): Program Internsip & Penempatan Dokter Pasca Internsip.
- PMK No. 299 ttg Penyelenggaraan Program Internsip dan Penempatan Dokter Pasca Internsip
- Perkonsil No. 1 Tahun 2010
Tindakan SDMK ini bisa dibuatkan proposal ET karena belum ada rencana untuk mengevaluasinya.
Proposal Evaluasi Program Internsip & Penempatan Dokter Pasca Internsip
A. Tindakan SDMK: uraikan tindakan-tindakan yang akan diadakan dalam program tersebut. (Ingat 6 Action Fields HAF). Bila informasi dalam kedua dokumen di atas kurang operasional cari informasi lebih lanjut dari KemenKes RI dan KKI.
B. Output & Outcome SDMK: sebutkan variabel-variabelnya dan cari definisi operasional dari masing-masing variabel di kepustakaan (coba sumber-sumber belajar di Halaman Sumber Belajar dari blog ini)
- Contoh variabel-variabel Output SDMK: Attractiveness, Engagement, Deployment, Retention. Pertimbangkan untuk menggunakan akar penyebab masalah SDMK sebagai variabel-variabel output SDMK.
- Contoh variabel-variabel Outcome SDMK: vailability, Competence, Productivity, Responsiveness. Pertimbangkan untuk menggunakan masalah-masalah SDMK yang ingin dipecahkan program ini sebagai variabel-variabel outcome SDMK.
Sebutkan juga cara mengumpulkan data dan sumber data masing-masing variabel.
C. Variabel-variabel yang mempengaruhi validitas ET SDMK:
- Sebutkan variabel konteks spesifik negara/daerah (e.g., produksi dokter, keadaan sos-bud-ek-pol-keamanan) dan penyelenggaraan subsistem-subsistem yang lain dari SKN).
- Sebutkan perlakuan yang akan diberikan kepada variabel-variabel tersebut (i.e., diamati, diintervensi, disetarakan atau diabaikan).
- Sebutkan perlakuan-perlakuan yang akan mengganggu generalisasi hasil ET.
Catatan: Minimal kerjakan butir 1, butir 2 dan 3 dapat kita bahas bersama.
D. Rencana Pelaksanaan ET.
(Buat Gannt Chart)
Posted in About, Pembekalan Umum
Leave a comment
Artikel/Laporan untuk Penugasan Modul A
Posted in About, Jadual PPE, Minggu II, Modul A, Pengumuman
Leave a comment
Acara Jumat 15 Juli 2011
| Jam | Kegiatan | Topik | Pembicara |
| 08:30 – 10:00 | PembekalanModul B | ET SDMK pada penyelenggaraan Pendayagunaan SDMK | Andreasta Meliala |
| 10:00 – 10:15 | Rehat | - | - |
| 10:15 – 11:45 | Pembekalan | APM & Tindakan pd pendaya-gunaan SDMK | SutarnyotoLaksono Trisnantoro |
| 11:45 – 13:30 | Rehat | - | - |
| 13:30 – 15:00 | BK | Latihan ET Modul B | Fasilitator |
| 15:00 – 15:15 | Rehat | - | - |
| 15:15 – 17:00 | BK | Penugasan Praktek ET Modul B | Fasilitator |
Makalah tambahan: Tinjauan Pendayagunaan SDM Kesehatan di Era Desentralisasi |
|||
Posted in Jadual PPE, Minggu II, Modul B, Pengumuman
Leave a comment